Sinar Mas Land Bongkar Alasan Bikin Program Price Lock

28 October 2017 News Archive | Google+

Metrotvnews.com, Jakarta: CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land, Ishak Chandra memaparkan alasan Sinar Mas Land merilis program Price Lock. Tak hanya cocok bagi milenial, program ini juga bak gerbang kaum urban untuk investasi properti karena proses pembiayaan sangat mudah.
 
Keadaan politik di Tanah Air menjadi alasan penting membuat program seperti ini. Gonjang-ganjing politik pada akhir 2016 hingga saat ini membuat konsumen properti mengubah ekspektasi menjadi wait and see dan juga memengaruhi index growth investasi properti.
 
“Pada 2016 awal, banyak pihak yang menilai bisnis properti industri akan meningkat. Namun 2016 akhir sampai 2017 terjadi gonjang-ganjing politik. Terlebih di tahun depan ada pilkada dan pilpres pada 2019. Hal ini sangat berpengaruh pada index growth penjualan properti yang menunjukkan angka lebih rendah. Karena properti sangat relevan dengan dunia politik," kata Ishak di acara Pekan Raya Indonesia, Senin 23 Oktober 2017.
 
Dia memperkirakan harga properti akan kembali stabil pada 2020. Melalui program Price Lock, Ishak menegaskan, masyarakat bisa mendapatkan hunian nyaman hanya dengan membayar uang muka 15 persen pada periode Oktober-Desember 2017. Sisanya bisa dibayar pada 2020.
 
"Kenapa kami bikin Price Lock? Keadaan masyarakat saat ini wait and see pada investasi properti. Hal ini diperkirakan berlangsung sampai 2019. Melalui Price Lock, Anda hanya memiliki risiko 15 persen, karena down payment (uang muka) hanya 15 persen pada Oktober-Desember 2017. Sisanya dibayar pada 2020. Itulah the beauty of Price Lock program," papar dia.
 
 
Membayar sisa sekitar 80 persen pada 2020 akan mudah, karena program ini bekerja sama dengan 10 bank, yakni BCA, BNI, BRI, Permata, Mandiri, Maybank, OCBC NISP, CIMB NIAGA, UOB, dan BTN. 10 bank tersebut memberikan instant approval paling lambat dua hari. 
 
"Hanya perlu BI checking saja. Kami kasih diskon tambahan 5 persen jika pelunasan dilakukan sebelum Januari 2019. Yang pasti, banyak keunggulan dan keuntungan dalam Price Lock, di antaranya risiko pertama 15 persen, tidak perlu bayar lagi sampai 2020, dan DP dapat dicicil," ujar Ishak.
 
Selama dua pekan Price Lock di luncurkan, Ishak menyampaikan, segmen pasar yang banyak peminatnya adalah properti hunian di bawah Rp1 miliar. Sedangkan properti yang paling diminati, yakni Grand City Balikpapan, Nuvasa Bay Batam, Banjar Wijaya, dan Wisata Bukit Mas Surabaya.

 

Source ; http://ekonomi.metrotvnews.com/mikro/ybDM9B0k-sinar-mas-land-bongkar-alasan-bikin-program-price-lock