Alat Makan berbahan Melamin, apakah Aman?

12 October 2017 OneSmile | Google+

Ibu-ibu dirumah, apa bahan dari alat makan dirumah anda? Beling, keramik, plastik, atau melamin? Setiap bahan dasar dari alat makan tersebut pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Banyak orang berpendapat bahwa alat makan berbahan dasar beling atau keramik merupakan alat makan yang paling aman. Namun, jika berbicara dari segi keamanan, anak-anak dibawah usia lima tahun pastinya tidak dapat menggunakan alat makan tersebut, melainkan yang berbahan dasar plastik atau melamin.

Pertanyaannya, apakah alat makan berbahan dasar melamin itu aman untuk digunakan? Sebenarya, bahan baku dari produk tersebut dinamakan resin melamin (sejenis plastic), yang merupakan hasil reaksi dari senyawa melamin dengan senyawa formaldehida. Dengan kata lain, alat makan yang biasa digunakan di pasaran terbuat dari plastik melamin- formaldehida (MF). Perlu diketahui, bahwa alat makan berbahan dasar melamin harus terhindar dari sumber panas seperti oven, microwave, atau makanan dan minuman yang panas.  Suhu yang tinggi dan kondisi yang asam berpotensi menyebabkan terurainya melamin atau formaldehida dari resin melamin-formaldehid (M-F) tersebut.

Alat makan berbahan melamin tetap dapat digunakan, namun  anda harus jeli melihat keterangan ‘Microwave Safe’ dan ‘Food Grade’ yang berarti produk melamin tersebut aman digunakan, tidak beracun dan tidak menghasilkan zat yang berbahaya bagi kesehatan jika berkontak dengan makanan dan minuman yang anda konsumsi. Perlu diingat, penggunaan melamin diperbolehkan, namun tetap tidak dalam penggunaan yang terlalu sering.

Hentikan penggunaan produk melamin jika Anda mendapati (kerusakan di permukaan produk tersebut (terkelupas/retak/pecah). Hal ini untuk menghindari leaching melamin atau formaldehida ke dalam makanan yang Anda konsumsi sekeluarga.