Kesalahan Mengonsumsi Oatmeal yang Membuat Berat Badan Bertambah

12 January 2018 OneSmile | Google+

Merasa sudah mengikuti tren sarapan oatmeal untuk diet tapi tidak ada penurunan berat badan? Mungkin kamu masih melakukan beberapa kesalahan ini :

  1. Porsi yang berlebihan

Karena terlalu yakin bahwa oatmeal mampu menurunkan berat badan, alhasil sering kali kita mengabaikan porsi mengonsumsi oatmeal sehingga kita mengonsumsi oatmeal dalam porsi yang berlebih. Oatmeal kering yang tertuang di mangkuk terlihat sedikit dan kurang mengeyangkan, padahal jika sudah diseduh oatmeal akan padat mengembang. Siasatilah hal ini dengan menggunakan mangkuk kecil untuk sarapan oatmeal.

 

  1. Topping yang tidak sehat

Oatmeal atau gandum kering ini memang menyehatkan dan kaya akan serat, namun jika disajikan dengan topping yang tidak sehat, tentu saja efeknya tidak akan terasa. Jangan terkejut bila angka timbanganmu tidak mengalami penurunan namun melesat naik dengan pesat. Bukan berarti jika anda sudah mengonsumsi oatmeal, anda bebas memilih topping secara sembarangan seperti selai cokelat, susu kremer, gula selai kacang atau bahkan nugget. Pilihlah topping yang menyehatkan seperti telur atau buah-buahan.

 

  1. Oatmeal cepat saji

Dizaman yang serba instan ini, tentu saja oatmeal cepat saji menjadi pilihan utama. Cukup menyeduh dengan air panas, oatmeal siap untuk disantap. Namun faktanya, oatmeal cepat saji ini memiliki kadar gula yang jauh lebih tinggi dibandingkan oatmeal yang harus dimasak terlebih dahulu. Kandungan gula ini akan berimbas pada penyimpanan cadangan lemak yang akan membuat berat badan mu menjadi bertambah.