
Bagi Anda yang ingin menjaga dan menumbuhkan aset investasi, properti merupakan pilihan instrumen yang relatif aman. Dari berbagai jenis properti, tanah menawarkan potensi kenaikan paling stabil dalam jangka panjang. Permintaannya terus naik, sedangkan ketersediaannya cenderung terbatas.
Inilah alasan mengapa tanah dijual BSD City dilirik banyak investor. Terlebih, lokasinya berada di kota mandiri yang terus berkembang dan memiliki infrastruktur lengkap, sehingga mampu memberikan peluang capital gain yang menjanjikan bagi pemiliknya.
Baca juga: 7 Keuntungan Memiliki Tanah Kavling untuk Usaha
Tanah di BSD City Menjadi Aset Investasi yang Menarik
Dalam sektor properti, tanah investasi sering kali disebut sebagai aset paling stabil. Instrumen satu ini tidak memiliki depresiasi fisik bangunan dan permintaannya terus meningkat, sementara pasokannya relatif terbatas. Tidak mengejutkan jika ia menjadi aset investasi yang menjanjikan untuk jangka panjang. Potensi keuntungan tersebut bahkan lebih maksimal jika Anda memilih tanah di kawasan township seperti BSD City. Berikut sederet alasannya:
Pertumbuhan kawasan yang sangat pesat
BSD City dirancang sebagai kota mandiri (township) oleh pengembang properti ternama dan tepercaya di Indonesia, Sinar Mas Land. Berdiri di atas lahan ribuan hektare, BSD City menggabungkan fungsi hunian, komersial, perkantoran, pendidikan, hingga rekreasi dalam satu kawasan terpadu.
Selain menyediakan fasilitas utama seperti cluster hunian, penambahan fasilitas baru pun dilakukan untuk meningkatkan daya tarik kawasan secara keseluruhan. Beberapa di antaranya seperti mall, pusat kuliner, kampus, dan office park. Kondisi tersebut menunjukkan komitmen Sinar Mas Land dalam mendorong ekspansi BSD City secara berkelanjutan. Seiring tumbuhnya kawasan, nilai investasi tanah BSD City pun akan ikut naik.
Kawasan matang dengan demand tinggi
Diresmikan pada 1989, BSD City kini telah menjadi kawasan yang “matang”. Terdapat ribuan rumah, perkantoran, ruko komersial, pusat perbelanjaan, dan fasilitas pendidikan yang hadir di BSD city. Alhasil, permintaan akan tanah pun meningkat, baik dari pelaku komersial, investor ritel, maupun developer. Di sisi lain, seiring bertambahnya fasilitas di kawasan matang, ketersediaan tanah dijual BSD City pun semakin langka. Situasi ini mendorong kenaikan harga pada lahan yang tersisa.
Peluang capital gain jangka panjang
Tanah merupakan aset properti yang tidak mengalami depresiasi fisik. Hal ini berbeda dari bangunan yang bisa aus seiring berjalannya waktu. Sebaliknya, tanah justru memiliki apresiasi jangka panjang. Nilainya lebih dipengaruhi oleh lokasi, infrastruktur, dan permintaan. Berbagai faktor tersebut merupakan keunggulan dari pengembangan kota mandiri seperti BSD City.
BSD City berada di Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, yang merupakan salah satu penyangga ibu kota. Dari segi infrastruktur, BSD City sudah dilengkapi dengan berbagai akses jalan tol dan transportasi umum untuk memudahkan mobilitas. Keunggulan tersebut turut meningkatkan permintaan terhadap tanah dijual BSD City, sehingga mendorong peningkatan capital gain dalam jangka panjang.
Fleksibel
Setelah membeli tanah investasi di BSD City, Anda akan punya banyak pilihan monetisasi. Tanah tersebut bisa Anda simpan (buy and hold) untuk apresiasi modal, dijual kembali saat harganya naik, atau dikembangkan sendiri menjadi rumah maupun ruko. Alternatifnya, Anda juga dapat melakukan joint-venture dengan developer. Fleksibilitas tersebut dapat memberi Anda kontrol lebih atas likuiditas dan imbal hasil dari investasi tanah.
Tips Memilih Tanah di BSD City untuk Investasi
Tanah dijual BSD City menarik perhatian banyak investor properti karena kawasan yang sudah matang, terencana, memiliki pertumbuhan konsisten. Namun, membeli tanah investasi bukan sekadar memilih sepetak lahan. Agar investasi tersebut memberikan hasil optimal, Anda perlu memiliki strategi khusus. Berikut sejumlah tips praktis yang bisa Anda jadikan panduan sebelum membeli tanah BSD City:
Perhatikan zoning (peruntukan lahan)
Sebagai kota mandiri, BSD City mengatur peruntukan lahan berdasarkan zona (zoning). Pengaturan ini membuat BSD City memiliki beberapa area residensial (hunian), komersial (kavling untuk bisnis, ruko, studio loft), hiburan dan rekreasi, hingga mixed-use.
Maka dari itu, pastikan Anda mengecek master plan atau zoning plan kawasan sebelum membeli tanah. Dengan mengetahui zona, Anda bisa memilih lokasi tanah yang tepat. Misalnya jika Anda berencana membangun toko, tanah di zona komersial tentu akan lebih ideal. Langkah ini penting supaya investasi Anda sesuai dengan tujuan sekaligus untuk menghindari pelanggaran regulasi.
Cek akses jalan
Aksesibilitas sangat memengaruhi nilai tanah di masa depan. Tanah yang mudah dijangkau umumnya menyimpan nilai lebih tinggi, contohnya seperti yang berlokasi di samping jalan utama, dekat dengan pintu tol, atau mudah dijangkau transportasi umum. Untuk memastikan hal tersebut, kunjungi lokasi tanah secara langsung. Jangan hanya mengandalkan gambar di peta atau brosur. Dengan survei langsung, Anda bisa mengevaluasi kontur tanah, lingkungan sekitar, hingga traffic.
Tak kalah penting, perhatikan pula kondisi fisik jalan menuju plot tanah. Beberapa aspek yang perlu Anda cek adalah lebar jalan, kemudahan mobilitas, akses keluar-masuk (gate, pintu tol, dan lainnya), serta kemungkinan kemacetan. Tanah dengan jalan sempit atau akses buruk akan menyulitkan jika nanti Anda berencana membangun ruko atau rumah. Akibatnya, nilai jual atau sewa di masa depan pun bisa menurun
Pertimbangkan potensi sewa atau jual kembali
Sesuaikan pilihan tanah BSD City dengan tujuan investasi Anda. Sebagai contoh, tanah di zona komersial atau mixed-use idealnya lebih cocok untuk membangun ruko, studio loft, atau unit bisnis lain. Namun, jika Anda berencana membangun rumah sewa, kos-kosan, atau rumah tinggal bagi keluarga, tanah di kawasan residensial dekat kampus dan fasilitas umum akan lebih cocok.
Hal tersebut penting dilakukan karena lokasi dan zoning dapat memengaruhi potensi sewa atau jual kembali. Selain itu, jika sudah menemukan calon tanah investasi, pastikan pula lingkungan sekitarnya mendukung. Misalnya untuk tanah yang akan dibangun ruko, lokasinya harus dekat dengan akses transportasi untuk memudahkan pengunjung. Dengan begini, daya tarik sewa dan nilai jual pun akan tetap kuat di masa depan.
Pertimbangkan ukuran bangunan ideal
Selain lokasi dan zoning, Anda juga perlu menyesuaikan ukuran tanah dengan rencana penggunaan. Untuk pembangunan ruko atau unit bisnis, pastikan tanah mendukung lahan parkir dan mobilitas pengunjung. Namun, bagi yang hendak membangun rumah tinggal, pilihlah ukuran dan bentuk kavling yang nyaman untuk hunian. Jangan lupa pertimbangkan pula layout rumah, akses jalan, dan kemungkinan ekspansi.
Di samping itu, pelajari regulasi terkait teknis pembangunan, seperti ketinggian dan koefisien lantai bangunan (KLB). Dengan memahami dan mematuhi regulasi yang berlaku, Anda bisa meminimalisir potensi masalah pada bangunan yang Anda dirikan di tanah BSD City.
Baca juga: Beli Tanah Kavling: Investasi Cerdas untuk Masa Depan Cerah
Peluang Menjanjikan Investasi Tanah di Kota Mandiri BSD City
Membeli tanah dijual BSD City dapat menjadi langkah investasi strategis bagi Anda yang ingin membangun aset jangka panjang. Kawasan yang terus berkembang, infrastruktur lengkap, permintaan pasar yang stabil, dan fleksibilitas pemanfaatan lahan menjadikan tanah di BSD City memiliki potensi capital gain yang menjanjikan. Terlebih, pengembangannya pun terencana karena dirancang oleh developer ternama, Sinar Mas Land.
Sekarang adalah saat yang tepat bagi Anda untuk memiliki lahan di BSD City sebelum harganya semakin melesat. Jadi, jangan biarkan kesempatan berinvestasi di kota mandiri ini berlalu begitu saja. Klik tombol Tanya Unit sekarang juga untuk berkonsultasi langsung dengan tim marketing Sinar Mas Land. Selain itu, kunjungi pula website Sinar Mas Land untuk melihat pilihan kavling tanah lain di BSD City!





