BSD City, 29 Januari 2026 – Sinar Mas Land menegaskan komitmennya dalam membangun kawasan berkelanjutan melalui peresmian Stasiun Kereta Api Jatake, yang dikembangkan sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem kawasan terintegrasi di BSD City dan Kabupaten Tangerang. Peresmian stasiun ini dilakukan oleh Dudy Purwagandhi (Menteri Perhubungan Republik Indonesia), Andra Soni (Gubernur Banten), Allan Tandiono (Direktur Jenderal Perkeretaapian), Bobby Rasyidin (Direktur Utama PT KAI), Irawan Harahap (CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land) dan Christopher Siswanto (CEO Strategic Land Bank, Sinar Mas Land) di Stasiun Jatake pada 28 Januari 2026.
Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, mengatakan, “Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Kereta Api Indonesia dan Sinar Mas Land atas inisiatif dan peran aktifnya dalam pembangunan Stasiun Jatake. Peresmian Stasiun Jatake hari ini mencerminkan arah kebijakan pembangunan transportasi nasional yang semakin kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan luas bangunan stasiun lebih dari 3.000 m2, peron yang memadai, serta mampu melayani penumpang hingga 20 ribu penumpang per hari, stasiun ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh, khususnya di kawasan Serpong, BSD City dan sekitarnya. Beroperasinya Stasiun Jatake tentu menambah pilihan, meningkatkan kenyamanan, dan kualitas layanan bagi masyarakat. Inilah esensi transportasi publik: terjangkau, teratur, dan memberi kemudahan dalam kehidupan sehari-hari.”
Kolaborasi Sinar Mas Land dan KAI dalam Pengembangan TOD
Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI menyampaikan, ”Pembangunan dan pengoperasian Stasiun Jatake merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung kebijakan Kementerian Perhubungan terkait penguatan ekosistem transportasi massal berbasis kolaborasi dan integrasi kawasan. Stasiun Jatake dibangun melalui skema creative financing bersama PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinar Mas Land) dengan pendekatan Transit Oriented Development. Inisiatif ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mengembangkan ekosistem transportasi yang terintegrasi dengan pertumbuhan wilayah. Jumlah pengguna Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung yang mencapai 77,55 juta orang pada 2025 menunjukkan peran strategis kereta api perkotaan dalam menopang ekosistem pergerakan ekonomi harian masyarakat penyangga Jakarta.”
Christopher Siswanto Adisaputro, CEO Strategic Land Bank Sinar Mas Land menyatakan, "Bagi kami, konektivitas adalah fondasi utama dalam membangun kota yang berkelanjutan. Kehadiran Stasiun Jatake menjadi bagian strategis dalam ekosistem transportasi terpadu yang mendukung BSD City sebagai kawasan hunian, bisnis, dan inovasi, sekaligus masyarakat di Kabupaten Tangerang secara umum untuk terhubung dengan pusat-pusat aktivitas di Jabodetabek. Keberhasilan peresmian Stasiun Jatake hari ini merupakan hasil dari kolaborasi yang erat antara sektor swasta dan pemerintah. Bagi Sinar Mas Land, kerja sama ini mencerminkan semangat yang sama yakni menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat luas."
Baca Juga: Menhub Resmikan Pembangunan Stasiun Jatake di BSD City
Keberadaan Stasiun Jatake turut meningkatkan nilai dan fungsi kawasan hunian di sekitarnya, termasuk Hiera, salah satu kawasan residensial terdekat yang dikembangkan Sinar Mas Land. Dengan akses yang dekat ke stasiun, Hiera menawarkan pilihan hunian yang mendukung gaya hidup modern, di mana mobilitas berbasis transportasi massal menjadi bagian dari keseharian penghuni. Kawasan Hiera di BSD City merupakan proyek mixed-use yang dikembangkan dalam kolaborasi Mitbana yang merupakan joint venture Mitsubishi Corporation (Jepang) dan Surbana Jurong (Singapura) dengan Sinar Mas Land. Kawasan ini terdiri atas klaster perumahan, apartemen, dan mall yang mengusung konsep TOD (Transit Oriented Development).
Melalui kolaborasi ini, Sinar Mas Land menegaskan perannya tidak hanya sebagai pengembang properti, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan kawasan yang terintegrasi dengan infrastruktur publik. Kehadiran Stasiun Jatake diharapkan menjadi katalis bagi pengembangan wilayah yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kabupaten Tangerang.





