
Dalam beberapa tahun terakhir, BSD City berkembang pesat sebagai salah satu kota mandiri paling modern di Indonesia. Selain memiliki infrastruktur kota yang semakin lengkap, kawasan ini juga meningkatkan fasilitas pendidikannya melalui kehadiran berbagai sekolah bertaraf internasional. Salah satunya adalah Anglo-Chinese School Jakarta atau ACS Jakarta (West Campus), yang kini menjadi salah satu sekolah internasional terbesar di wilayah timur BSD City.
Baca juga: Pendidikan Berkelas Dunia BSD City, dari TK hingga Universitas
Sejarah Singkat Anglo-Chinese School
Anglo-Chinese School (ACS) mempunyai sejarah panjang yang berawal pada 1886. Pendirinya adalah Uskup William F. Oldham, yang awalnya hanya mendirikan kelas kecil berisi 13 murid di 70 Amoy Street, Singapura. Nama “Anglo-Chinese” mencerminkan pendekatan pendidikan bilingual yang diterapkan sejak awal berdirinya sekolah. Kala itu, para murid mempelajari bahasa Inggris pada pagi hari dan bahasa Mandarin pada siang hari.
Seiring berjalannya waktu, jumlah murid ACS semakin meningkat pesat hingga beberapa kali harus pindah ke tempat yang lebih besar. ACS terus mengembangkan program akademik, menambah kegiatan ekstrakurikuler, serta memperkuat nilai pendidikan yang berbasis karakter dan pelayanan kepada masyarakat.
Pada 1996, Indonesia memiliki Sekolah Tiara Bangsa yang menerapkan sistem Sekolah Plus Nasional dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Untuk memperkuat program akademis, Sekolah Tiara Bangsa menjalin kemitraan dengan ACS Singapura pada 2002. Kemitraan ini terus berlanjut hingga akhirnya pada Juli 2006, Sekolah Tiara Bangsa resmi dikenal sebagai ACS Jakarta.
Kini, ACS telah tumbuh pesat menjadi jaringan institusi ACS Family of Schools. Tercatat ada kurang lebih 10.000 murid di tujuh sekolah ACS, yaitu ACS (Independen), ACS (Junior), ACS (Primary), ACS (Internasional), ACS (Barker Road), ACS Jakarta di Indonesia, serta Anglo-Chinese Junior College di Singapura.
Kurikulum Khas ACS Jakarta (West Campus)
ACS Jakarta adalah sekolah internasional yang menerapkan kurikulum dari Cambridge International Examinations (CIE) dan International Baccalaureate Organization (IBO) untuk murid usia 6–18 tahun. Murid pada jenjang dasar hingga menengah akan belajar menggunakan kurikulum Cambridge terlebih dulu, lalu lanjut mengikuti program IB pada jenjang akhir. Tujuannya agar murid memiliki fondasi akademis yang kuat, keterampilan berpikir kritis, dan perspektif global sejak dini.
Pada tiap akhir jenjang pendidikan, murid akan mengikuti evaluasi internasional untuk mengukur kemampuan akademis sebelum memasuki jenjang yang lebih tinggi. Murid harus menjalani Cambridge Primary Checkpoint Tests saat Grade 6, CIE IGCSE Examinations saat Grade 10, dan IBO Diploma Programme Examinations saat Grade 12.
Lalu, selain mengikuti kurikulum internasional, ACS Jakarta (West Campus) juga menerapkan aspek-aspek Singapore Mathematics dan Science ke dalam pendidikan sehari-hari. Pendekatan ini dikenal akan metode pembelajaran yang fokus pada pemahaman konsep mendalam dan pemecahan masalah.
Mayoritas pembelajaran tersebut disampaikan dalam bahasa Inggris, yang memang menjadi bahasa pengantar utama di sekolah. Meski begitu, ACS Jakarta (West Campus) juga tetap memberikan mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk membantu murid memperkuat pemahaman budaya dan identitas nasional. Tak hanya itu, bahasa Indonesia juga digunakan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama.
Jenjang Pendidikan yang Ditawarkan ACS Jakarta (West Campus)
Sebagai sekolah berstandar akademis global, ACS Jakarta (West Campus) menyediakan jenjang pendidikan yang terstruktur dari tingkat dasar hingga pra-universitas. Sistem ini menerapkan pembagian Grade 1–12 yang umum digunakan di sekolah internasional berbasis kurikulum Cambridge dan IB. Dengan struktur seperti ini, murid pun dapat memperoleh proses pembelajaran yang berkesinambungan.
Jenjang pendidikan paling dasar di ACS Jakarta (West Campus) adalah Primary School yang mencakup Grade 1–6. Pada jenjang ini, fokus utama pembelajaran adalah membentuk kebiasaan belajar yang efektif serta membangun fondasi akademis yang kuat.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, murid akan melanjutkan ke jenjang Lower Secondary School yang terdiri dari Grade 7 dan 8. Pembelajaran menjadi lebih mendalam dengan cakupan mata pelajaran yang lebih luas. Tujuannya adalah memberi murid kesempatan eksplorasi akademis yang lebih luas sebelum mereka menentukan peminatan pada jenjang berikutnya.
Pada Grade 9 dan 10, atau jenjang Upper Secondary, murid ACS Jakarta (West Campus) mulai memasuki fase Cambridge International General Certificate of Secondary Education (IGCSE). Mereka bisa memilih kombinasi mata pelajaran sesuai minat dan potensi akademis, sehingga dapat mendalami pemahaman konseptual sekaligus mempersiapkan diri untuk pendidikan pra-universitas.
Jenjang pendidikan tertinggi di ACS Jakarta (West Campus) adalah Senior Secondary yang meliputi Grade 11 dan 12. Pada tahap ini, pembelajaran mengikuti sistem International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP). Sistem ini menekankan tiga komponen inti yang terdiri dari Theory of Knowledge (TOK), Extended Essay (EE), serta Creativity, Activity, Service (CAS).
Keunggulan Sekolah Internasional ACS Jakarta (West Campus)
Kurikulum internasional yang terintegrasi menjadi salah satu keunggulan utama ACS Jakarta (West Campus). Perpaduan kurikulum Cambridge dan IB dapat membantu murid mengembangkan kemampuan analitis, berpikir kritis, dan keterampilan riset yang dibutuhkan untuk melanjutkan studi ke jenjang universitas internasional.
Di sisi lain, kombinasi kurikulum tersebut juga menyeimbangkan pembelajaran akademis dengan kemampuan komunikasi global, pengembangan karakter, dan kepemimpinan, Alhasil, selain berfokus pada pencapaian akademis, murid ACS Jakarta (West Campus) juga didorong untuk menjadi individu yang kreatif, berintegritas, dan dapat berkontribusi positif bagi masyarakat.
Penerapan kurikulum internasional merupakan bagian dari pendekatan pendidikan holistik di ACS Jakarta (West Campus). Pendekatan ini mencakup perkembangan intelektual, emosional, spiritual, dan sosial untuk membantu murid mengembangkan skill kerja sama dan empati sosial yang penting dalam kehidupan global.
Untuk itu, sekolah menyediakan banyak pilihan aktivitas ekstrakurikuler yang meliputi art club, athletics club, badminton, balet, basket, Boys’ Brigade, Chinese Exploration Club, coding, creative writing & journalism, dance, drama, entrepreneur club, Food for Thought Society, gymnastics, hydroponics club, klub catur, paduan suara, dan sepak bola.
Fasilitas Lengkap Sekolah Internasional ACS Jakarta
Demi mendukung proses belajar mengajar serta pengembangan bakat murid di berbagai bidang, ACS Jakarta (West Campus) dilengkapi dengan fasilitas modern. Seluruh ruang kelas memiliki AC dan koneksi internet untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi murid. Tak hanya itu, tersedia pula fasilitas pembelajaran khusus seperti ruang seni dan musik, laboratorium sains, laboratorium komputer, serta perpustakaan sekolah dengan koleksi yang lengkap.
Pada saat bersamaan, ACS Jakarta (West Campus) juga memberi perhatian besar pada pengembangan fisik, kreativitas, dan seni siswa. Oleh sebab itu, sekolah internasional ini menyediakan fasilitas khusus untuk kegiatan olahraga dan seni pertunjukan. Beberapa di antaranya meliputi lapangan sepak bola berstandar FIFA, kolam renang dengan standar ukuran Olympic, 4 lapangan padel, 6 lapangan badminton, running track sepanjang 400 meter, dinding panjat tebing, dan teater modern.
Baca juga: 7 Fasilitas Pendidikan Kelas Dunia Terbaik di BSD City
ACS Jakarta (West Campus) Siap Menyambut Generasi Global di Timur BSD City
ACS Jakarta (West Campus) sudah membuka pendaftaran untuk academic year 2027/2028. Kampus baru ini dirancang sebagai fasilitas pendidikan modern berskala besar, sehingga mampu memberikan akses pendidikan internasional yang lebih dekat bagi keluarga di BSD City. Pada saat bersamaan, kehadiran ACS Jakarta (West Campus) juga memperkuat posisi BSD City sebagai salah satu destinasi pendidikan internasional yang semakin lengkap dan prestisius di kawasan Tangerang Selatan.





